Skip to main content

Yilfa Abigail Putri Lasut : Bidadari Kecilku

Yilfa AP Lasut

Dear bidadari kecilku..

"Telah kupatri bening embun dihatimu agar nyaman sesiapa bersanding denganmu..
Telah kusemburatkan terik mentari di lisanmu agar lugas dan tegas ucap kebenaran dilidahmu..

Telah kubangun karang pada dinding jiwamu agar kokoh dan teguh manghadapi hempasan badai dunia kecilmu..
Telah kutabur mewangi kesturi pada tubuhmu agar setiap gerak lakumu berlimpah kasih..
Telah kutebar laut dibola matamu agar luas cara pandangmu..

Belajarlah di samudera keabadian kasihNya.. Jangn pernah selingkuhi sembah padaNya.. Bentangkan layar dalam tambatan sauh dermaga surgaNya..
Yilfa Abigail Putri.. Itulah nama indahmu.. Sebuah anugerah buah cintaku..

Berlarilah dalam harapku.. Terbanglah tinggi dan gapai nirwana kecilmu.. Binar matamu adalah semangat hidupku.. Karna setiap langkahmu adalah doaku..
Cepatlah berlari bidadari kecilku.. Ayahanda kan selalu ada untuk menuntunmu.."

Hari ini, seminggu sebelum hari kelahiranmu yang pertama. Tidak pernah terpikirkan untuk membuat puisi ini, tapi hatiku berkata untuk meninggalkan tulisan jemari hanya untuk nantinya kaukenang. Jika suatu saat nanti kau baca, jangan pernah hiraukan kehidupanmu yang akan datang. Karena doaku telah kusampaikan hanya agar kelak selalu dinaungi yang terbaik. Jadilah sebagaimana anak yang selalu berbakti, hormati semua orang.

Tak berharap balas budi berlebihan, tapi menjaga nama baik keluargamu adalah hal wajib yang kupinta. Jadilah berkat untuk semua orang, tebarkan senyum kebaikanmu. Hadir diantara dua sisi kehidupan yang berbeda, biarlah nanti kamu menjadi malaikat kecil yang menerangi. Ada saat kamu akan menjalani hidup yang sulit, tapi pada akhirnya senyum kebahagiaan dari Tuhan akan selalu menyertai langkahmu.

Jangan ragu dalam melangkah, tetap yakinlah akan langkah dengan pasti. Jika hatimu baik, langkah baik selalu beserta. Menangislah jika nanti hal itu yang akan melegakan hatimu, jangan tahan hanya untuk menyembunyikan perasaan semu. Kuatkan hatimu, tegakkan pundak dan dadamu. Tunjukkanlah betapa kuatnya kamu menjalani hidup nantinya.

Yilfa Abigail Putri Lasut, orang-orang bisa saja melupakan namamu, atau mungkin prestasimu, bahkan mungkin senyummu tapi takkan pernah mereka lupakan apa hal baik  yang pernah kau ulurkan nantinya. Tetap berbuat baiklah kepada setiap orang, tapi jangan kau berikan hatimu kepada banyak orang. Tuhan memberkatimu.

Comments

Popular posts from this blog

DLKr / DLKp : Daerah Lingkup Kerja (DLKR) / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP)

Daerah Lingkup Kerja (DLKR) Pelabuhan / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP) Pelabuhan foto : Pelabuhan Penyeberangan Amurang Pelabuhan adalah salah satu fasilitas publik yang dimanfaatkan dalam rangka menunjang pengembangan perekonomian dan perdagangan nasional. Perencanaan yang tidak tepat terhadap pelabuhan akan berakibat pada in-efisiensi layanan kepelabuhanan. Perundangan terkait pelayaran dan kepelabuhanan mewajibkan pelabuhan untuk memiliki Rencana Induk Pelabuhan, serta dalam menunjang efektifitas serta efisiensi penyelenggaraan pelabuhan maka perlu untuk menyusun  Daerah Lingkup Kerja (DLKR) / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP). DLKr / DLKp merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian dalam pengelolaan suatu pelabuhan.  Rencana Induk Pelabuhan merupakan pengaturan terhadap ruang pelabuhan dalam rangka perencanaan tataguna tanah dan perairan pada  Daerah Lingkup Kerja dan Daerah Lingkup Kepentingan.  DLKR merupakan wilayah/daerah perairan dan d...

WATU SUMANTI & WARUGA di Kayawu, Kota Tomohon

Situs Budaya "Watu Sumanti & Waruga Kayawu Masyarakat adat atau pribumi di Sulawesi Utara didominasi oleh warga suku Minahasa dengan sebaran lebih dari 30 %, sisanya merupakan warga suku Sangihe dan Talaud, suku Bolaang Monondow dan warga pendatang. Menjadi suku paling besar, suku Minahasa dibagi dalam beberapa sub-suku, yaitu Tombulu, Tontemboan, Toulour (Tondano), Tonsea, Ponosokan, Tonsawang (Tombatu), Pasan (Ratahan), dan Bantik. Seperti halnya suku lainnya di Indonesia, Suku Minahasa juga memiliki peninggalan budaya berupa situs-situs bersejarah yang telah ada sejak zaman dahulu. Diantaranya adalah Waruga dan Batu-batu bersejarah lainnya. Dari banyaknya peninggalan yang ada, Watu Sumanti dan Waruga di Kayawu merupakan salah satu bukti peradaban Suku Minahasa pada masa lalu. Watu Sumanti di Kayawu-Kota Tomohon Situs Budaya Minahasa "WATU SUMANTI" Kayawu "Watu Sumanti"  ini berlokasi di Kelurahan Kayawu, Kota Tomohon. Watu Sumanti ini terdiri dari 3 (Ti...

KABUPATEN MINAHASA SELATAN : Luas, Batas-Batas dan Pembagian Wilayah

Minahasa Selatan (googlemaps) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon pada tanggal 4 Agustus 2003 menjadi dasar terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan secara resmi dengan ibukota Amurang yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa. Terbentuk sebagai kabupaten baru hasil pemekaran, Kabupaten Minahasa Selatan tentu telah memenuhi syarat dari segi karakteristik pembagian wilayah baik kecamatan dan jumlah desa/kelurahan. Luas wilayah juga menjadi pertimbangan pemekaran karena unsur penting dalam rangka efektifitas dan efisiensi pelayanan pemerintahan. Luas dan Batas-Batas Wilayah Kabupaten Minahasa Selatan Secara administratif Kabupaten Minahasa Selatan terdiri dari 17 Kecamatan. Dengan luas wilayah 1.456 Km2 yang membentang dari Sinonsayang sampai ke Tumpaan-Tatapaan, Kecamatan Amurang Timur merupakan daerah kecamatan yang mempunyai wilayah paling luas yaitu 142,3 Km2, sedangkan Kecamatan Motoling menjadi daerah...