Skip to main content

Jangan Semangat Tetaplah Putus Asa

Live Today to Achieve Tomorrow

Jalan hidup tiap orang tidaklah selalu mulus, akan ada saja hambatan dan rintangan yang akan di temui. Mereka yang memiliki kekuasaan dan kekayaan pun tak lepas dari tantangan dan hambatan yang merintangi.

It's okay not to be okay,.

Bagi sebagian orang, hidup ini mungkin terasa menyebalkan. Saat telah melakukan banyak hal terbaik dalam hidup, tapi terkadang tak sesuai harapan dan ekspektasi.

Maka tak perlu kita membandingkan hidup sendiri dengan orang lain, karena kehidupan kita belum tentu juga dapat di jalani orang lain. Maknai hidupmu, dan temukan keindahan apa yang tersembunyi di dalamnya.

Tantangan dan rintangan merupakan hal lazim dan wajar dalam kehidupan manusia. Karena kesuksesan tak dapat diraih secara tiba-tiba, butuh proses untuk melejit meski ditengah himpitan sekaligus.

We are unique in our way, begitulah kira-kira bahwa tiap orang punya karakter yang menjadi keunikannya. Hal inilah yang membedakan kita dengan lainnya. Tinggal bagaimana kita mengasah keunikan itu menjadi kekuatan.

Berhenti berwacana, bangkit dan buat perubahan,.

Hidup jelas bukan hal gampang, tapi bukan berarti tidak bisa dijalani. Kejarlah mimpi dengan keuletan dan kerja keras. Pasti perlahan akan sampai pada gerbang kesuksesan.

Berhentilah berwacana, tapi bangkit dan buatlah perubahan. Mimpi besar itu tidak akan menjadi nyata jika hanya sampai pada indahnya wacana dan rencana. Bergeraklah menuju perubahan dengan melakukan hal-hal yang akan membawa kita pada mimpi besar itu.

Takut itu hal wajar, tapi jangan mundur. Kita harusnya menyadari batas serta kemampuan diri kita. Tak perlu mundur apalagi menyerah hanya karena masa depan yang masih semu. Cukup hidup dengan sewajarnya dan hindari permasalahan.

we are loved because we are important

Ingat, semangat hidup kita yang meredup akan berdampak pada orang-orang disekitar kehidupan kita. Jika sudah berada pada ujung batasan, beristirahatlah sejenak. Remember, we are loved because we are important.

Tarik nafas perlahan, jangan terlarut oleh lelahmu. Jika energi kita serasa telah terkumpul, bangkitlah dan mulailah lagi segalanya.

We are unique in our way,.

Hari ini, detik ini, hanya terjadi satu kali dalam kehidupan. Hidupkan hari ini, raihlah hari esok. Masa lalu tak perlu disesali, tak perlu pula mengkhawatirkan masa depan. 

Bersyukurlah atas semua kesempatan yang pernah diraih dan atas semua kesalahan yang pernah terjadi, dan untuk setiap kegagalan yang akhirnya jadi palajaran berarti.

Comments

Popular posts from this blog

DLKr / DLKp : Daerah Lingkup Kerja (DLKR) / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP)

Daerah Lingkup Kerja (DLKR) Pelabuhan / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP) Pelabuhan foto : Pelabuhan Penyeberangan Amurang Pelabuhan adalah salah satu fasilitas publik yang dimanfaatkan dalam rangka menunjang pengembangan perekonomian dan perdagangan nasional. Perencanaan yang tidak tepat terhadap pelabuhan akan berakibat pada in-efisiensi layanan kepelabuhanan. Perundangan terkait pelayaran dan kepelabuhanan mewajibkan pelabuhan untuk memiliki Rencana Induk Pelabuhan, serta dalam menunjang efektifitas serta efisiensi penyelenggaraan pelabuhan maka perlu untuk menyusun  Daerah Lingkup Kerja (DLKR) / Daerah Lingkup Kepentingan (DLKP). DLKr / DLKp merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian dalam pengelolaan suatu pelabuhan.  Rencana Induk Pelabuhan merupakan pengaturan terhadap ruang pelabuhan dalam rangka perencanaan tataguna tanah dan perairan pada  Daerah Lingkup Kerja dan Daerah Lingkup Kepentingan.  DLKR merupakan wilayah/daerah perairan dan d...

WATU SUMANTI & WARUGA di Kayawu, Kota Tomohon

Situs Budaya "Watu Sumanti & Waruga Kayawu Masyarakat adat atau pribumi di Sulawesi Utara didominasi oleh warga suku Minahasa dengan sebaran lebih dari 30 %, sisanya merupakan warga suku Sangihe dan Talaud, suku Bolaang Monondow dan warga pendatang. Menjadi suku paling besar, suku Minahasa dibagi dalam beberapa sub-suku, yaitu Tombulu, Tontemboan, Toulour (Tondano), Tonsea, Ponosokan, Tonsawang (Tombatu), Pasan (Ratahan), dan Bantik. Seperti halnya suku lainnya di Indonesia, Suku Minahasa juga memiliki peninggalan budaya berupa situs-situs bersejarah yang telah ada sejak zaman dahulu. Diantaranya adalah Waruga dan Batu-batu bersejarah lainnya. Dari banyaknya peninggalan yang ada, Watu Sumanti dan Waruga di Kayawu merupakan salah satu bukti peradaban Suku Minahasa pada masa lalu. Watu Sumanti di Kayawu-Kota Tomohon Situs Budaya Minahasa "WATU SUMANTI" Kayawu "Watu Sumanti"  ini berlokasi di Kelurahan Kayawu, Kota Tomohon. Watu Sumanti ini terdiri dari 3 (Ti...

KABUPATEN MINAHASA SELATAN : Luas, Batas-Batas dan Pembagian Wilayah

Minahasa Selatan (googlemaps) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon pada tanggal 4 Agustus 2003 menjadi dasar terbentuknya Kabupaten Minahasa Selatan secara resmi dengan ibukota Amurang yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa. Terbentuk sebagai kabupaten baru hasil pemekaran, Kabupaten Minahasa Selatan tentu telah memenuhi syarat dari segi karakteristik pembagian wilayah baik kecamatan dan jumlah desa/kelurahan. Luas wilayah juga menjadi pertimbangan pemekaran karena unsur penting dalam rangka efektifitas dan efisiensi pelayanan pemerintahan. Luas dan Batas-Batas Wilayah Kabupaten Minahasa Selatan Secara administratif Kabupaten Minahasa Selatan terdiri dari 17 Kecamatan. Dengan luas wilayah 1.456 Km2 yang membentang dari Sinonsayang sampai ke Tumpaan-Tatapaan, Kecamatan Amurang Timur merupakan daerah kecamatan yang mempunyai wilayah paling luas yaitu 142,3 Km2, sedangkan Kecamatan Motoling menjadi daerah...